Wilayah Indonesia yang Masuk Musim Hujan pada November 2024
Beberapa wilayah di Indonesia akan memasuki musim hujan pada November 2024. Datangnya musim hujan pada November 2024 telah dinyatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Kamis (19/9/2024).
Pada saat itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, musim hujan periode 2024/2025 di Indonesia tidak terjadi secara bersamaan.
Beberapa wilayah memasuki musim hujan pada September, namun ada juga yang baru mengalaminya pada Oktober atau November 2024. “Bervariasinya pola curah hujan di Indonesia menyebabkan awal musim hujan tidak terjadi secara bersamaan,” ujar Dwikorita , Kamis (19/9/2024).
Lantas, wilayah mana saja yang masuk musim hujan pada November 2024? Berikut daftar lengkapnya.
Kondisi atmosfer akhir Oktober-awal November 2024
Sebelum membahas wilayah mana saja yang akan masuk musim hujan, masyarakat perlu mengetahui kondisi atmosfer di Indonesia pada akhir Oktober-awal November 2024.
Berdasarkan pengamatan BMKG, sejumlah wilayah di Indonesia mengalami hujan dengan intensitas lebat yang diiringi angin kencang, salah satunya Depok dan sekitarnya.
Hujan lebat juga tercatat di Stasiun Meteorologi Tanah Merah, Papua dengan intensitas 69,0 mm/hari pada Kamis (24/10/2024) dan Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok, Jakarta dengan intensitas 68,0 mm pada Sabtu (26/10/2024).
Ada beberapa faktor yang memicu turunnya hujan pada akhir Oktober-awal November 2024. Salah satunya aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin yang diperkirakan aktif di Sumatera bagian tengah hingga selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua, dan Papua Selatan dalam beberapa hari ke depan.
Ada beberapa faktor yang memicu turunnya hujan pada akhir Oktober-awal November 2024. Salah satunya aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin yang diperkirakan aktif di Sumatera bagian tengah hingga selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua, dan Papua Selatan dalam beberapa hari ke depan.
Fenomena lain yang menjadi perhatian BMKG adalah sirkulasi siklonik yang berada di Samudera Hindia barat Sumatera yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi).
Labilitas lokal kuat muncul di Aceh, Sumatera Utara Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Meski begitu, nilai Southern Oscillation Index (SOI), Nino 3.4, dan Madden-Julian Oscillation (MJO) secara global dan regional berada di fase 6 (Western Pacific) tidak berpengaruh terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.
Adapun, SOI adalah indeks standar yang didasarkan pada perbedaan tekanan permukaan laut (SLP) yang diamati antara Tahiti dan Darwin, Australia. Sementara MJO adalah aktivitas intra-seasonal yang terjadi di wilayah tropis dan dapat memengaruhi lokasi dan kekuatan presipitasi tropis.
Wilayah yang masuk musim hujan pada November 2024
BMKG merinci wilayah mana saja yang masuk musim hujan pada November 2024.
Berikut daftarnya:
Berikut daftarnya:
-Lampung bagian selatan
-Jawa bagian timur
-Sebagian besar Sulawesi
-Bali
-Nusa Tenggara Barat (NTB)
-Nusa Tenggara Timur (NTT)
-Merauke bagian selatan.
Itulah wilayah di Indonesia yang masuk musim hujan pada November 2024.
Komentar
Posting Komentar